Pendas Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

105
(FIVE YEARS 101)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 1)

Published By Universitas Pasundan

2548-6950, 2477-2143
Updated Saturday, 15 January 2022

2021 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
Author(s):  
Yunita Andriyani ◽  
Muh Husen Arifin ◽  
Yona Wahyuningsih

Dengan berkembangan jaman pada saat ini gadget yang sudah menjadi konsumsi sehari-hari bisa menjadi senjata makan tuan bagi generasi anak-anak. PSehingga tujuan dari penulisan ini adalah menganalisi dampak dengatif gadget di era globaslisasi ini bagi anak-anak di umur-umur sekolah dasar. Artikel ini mengkaji berbagai jurnal dan sumber yang berhubungan dengan tema penelitian yang di jelaskan diatas. Model yang di jelaskn untuk menjelaskan artikel ini adalh deskriptif dengan meriew berbagai jurnal dan buku. Di erra saat ini akhirnya banyak yang mendapati hasil bahwa gadget lebih banyak di gunakna oleh anak-anak untuk bermain game, menonton, dan bukan nya belajar atau mencari hal-hal baru yang berdampak positif bagi anak-anak. Sehingga banyak peneliti yang menganggap bahwa peran dari Orang Tua dan Guru jadi sangat penting, karena guru dan orang tua menajdi orang dewasa yang bisa memberikan ketat khususnya orang tua mengenai bagaimana seorang anak bisa mengoptimalkan penggunaan gadget di usia sekolah dasar.


2021 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
Author(s):  
Wina Winarti ◽  
Luthfi Hamdani Maula ◽  
Astri Sutisnawati
Keyword(s):  

Pada hakikatnya perkalian merupakan oprasi penjumlahan yang dilakukan secara berulang yang sudah dipelajari dari kelas rendah, namun ternyata tidak sedikit peserta didik di kelas tinggi masih ada yang kurang lancer dalam mengoprasikan perkalian. Hal itu merupakan salah satu alasan dilakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ialah untuk mengetahui bagaimana kelayakan aplikasi perkalian yang dikembangkan, bagaimana respon peserta didik terhadap aplikasi perkalian yang dikembangkan, dan mengetahui apakah aplikasi perkalian dapat memberikan peningkatan pada siswa sekolah dasar dalam belajar perkalian. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D). Analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif. Hasil menunjukan kemapuan pemahaman konsep peserta didik mengalami peningkatan setelah menggunakan aplikasi perkalian daam belajar dibuktikan dengan adanya hasil analisis tes dengan nilai gain-score, pada uji coba tahap 1 diperoleh kategori sedang yaitu sebesar 0,57 dan pada uji coba tahap 2 diperoleh 0,59. Berdasarkan hal tersebut dapat diartikan bahwa peserta didik setuju bahwa pembelajaran dengan menggunakan aplikasi perkalian dapat membantu dalam meningkatkan pemahaman konsep.


2021 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
Author(s):  
Sania Nurcahya ◽  
Septi Fitri Meilana

Dalam lingkungan keluarga, terdapat orang tua yang berkewajiban memberi kasih sayang dan perhatian terhadap anak, serta memiliki tanggung jawab yang besar dalam perkembangan perilaku anak. Perhatian orang tua kepada anak tidak hanya mengantar dan menjemput sekolah anak begitu saja, tetapi juga membimbingnya dalam belajar, memberikan sarana belajar yang baik dan memperhatikan perkembangan belajar anak. Hal ini dapat menjadikan anak lebih mandiri dan bertanggung jawab terhadap kewajibannya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui adanya hubungan antara perhatian orang tua dengan kemandirian belajar pada siswa kelas IV SDN Pinang Ranti 01 Pagi. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SDN Pinang Ranti 01 Pagi dengan jumlah 86 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner, sedangkan korelasi product moment digunakan untuk teknik analisis data dalam penelitian dan diperoleh nilai rhitung sebesar 0,486 dan rtabel dengan N = 86 sebesar 0,210. Sehingga, nilai rhitung memperoleh nilai lebih besar dari rtabel sebesar 0,486 > 0,210. Dengan demikian disimpulkan bahwa Ha dapat diterima, yang artinya terdapat hubungan antara perhatian orang tua dengan kemandirian belajar pada siswa kelas IV SDN Pinang Ranti 01 Pagi.


2021 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
Author(s):  
Intan Indah Tri Murti ◽  
Widya Trio Pangestu ◽  
Prima Rias Wana
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan penerapan media TTS mata pelajaran IPS; 2) mengetahui peran media TTS pada hasil belajar kognitif IPS siswa kelas III SDN Karangbanyu 03 Kabupaten Ngawi Tahun Ajaran 2020/2021. Berdasarkan jenisnya, penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian ini melibatkan satu kelompok (satu kelas) saja sehingga digunakan one group pretest-posttest design. Responden pada penelitian ini berjumlah 20 orang siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian adalah uji homogenitas, uji normalitas dan uji t Dua Sampel. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) Penerapan media TTS mata pelajaran IPS pada siswa kelas III SDN Karangbanyu 03 Kabupaten Ngawi Tahun Ajaran 2020/2021 dapat dijadikan sebagai solusi hasil belajar siswa yang kurang baik, perhatian siswa yang kurang ketika pembelajaran, serta menjadi alternatif media pembelajaran untuk menyajikan pelajaran IPS. Melalui media TTS pembelajaran IPS semakin menarik perhatian siswa, siswa lebih bersemangat dalam bertanya maupun menyampaikan pendapat sehingga mampu mendorong siswa mencapai hasil belajar yang lebih baik. (2) Penggunaan media TTS berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif mata pelajaran IPS. Nilai yang dicapai siswa meningkat dari pre test ke post test dengan memanfaatkan media pembelajaran TTS. Hal ini terbukti dari nilai thitung pada penelitian ini adalah sebesar 21,512 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.


2021 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
Author(s):  
Yulistina Nur DS
Keyword(s):  

Pendidikan karakter mutlak diperlukan karena pada hakikatnya pendidikan tidak dapat dipisahkan dari karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengevaluasi keterlaksanaan atau ketercapaian program pendidikan karakter di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Jihad Karawang. Jenis penelitian ini yaitu evaluasi melalui metode pendekatan kualitatif dengan menerapkan model CIPP yaitu context, input, process, dan product sebagai alat evaluasi. Data dikumpulkan dengan cara melaksanakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan karakter berada dalam kategori baik. Kemudian dalam nilai evaluasi program pendidikan karakter berdasarkan empat tahapan model CIPP mendapatkan kategori baik dalam tahap context, kategori baik dalam tahap input, kategori sangat baik dalam tahap process, dan kategori baik dalam tahap product.


2021 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
Author(s):  
Pifa Arita Lakapu ◽  
Rince S. M Benu ◽  
Merni Missa

Online learning is a learning system established along the pandemic covid-19 era. This study is aimed at describing students’ perceptions on online learning along covid-19 period. The data was gathered thought the levering questionnaire and interview process. The sample covered 76 students of PGSD study programs STKIP Soe. The result showed that 64% students supported the use online learning science increases students competence in using technology, materials can be accessed easily, anytime, anywhere, the materials are easy to understand and decrease expenses on transportation. There were 68,5% students said that there were hindrances’ related to the system that covered look of internet access, and look of the facilities there were 54% student shared their expectation to have online learning system in the next semester and also face to face learning system especially for math programs strengthen their understanding on the materials. The learning process should also be delivered by implementation of interesting creative and innovative method to create conducive and comfortable learning process. Keywords: Perception, Online Learning, Pandemic Covid-19


2021 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
Author(s):  
Euis Anih

Learning that challenges students to communicate their ideas will make students try to solve the problems they experience in learning mathematics, but the ability of students to communicate and solve problems is very dependent on their awareness of what they know and how to do this. This is related to their metacognitive awareness. Metacognition is the awareness of our thinking so that we can perform specific tasks, and then use this awareness to control what we do. This research was carried out with the aim of: 1) knowing the achievement of students' mathematical communication skills after using the metacognitive approach compared to those using conventional learning, 2) knowing the increase in mathematical communication skills of students who received learning with a metacognition approach and those who received conventional learning, 3) knowing the response students towards learning by using metacognitive learning. Data were collected from students' mathematical communication skills tests in the form of essay questions and student questionnaires. Questionnaires were given to all experimental class students with the aim of knowing students' responses to mathematics learning using metacognition learning. This research is a quasi-experimental study with an experimental class design, namely Pretest-Treatment-Postest, while the control class is Pretest-Postest. From the results of data analysis with a significant level of = 0.05, it shows that the achievement of mathematical communication skills of students who get learning with a metacognitive approach is better than conventional learning. The improvement of mathematical communication skills of students who received mathematics learning with a metacognitive approach was better than the mathematical communication skills of students who received conventional learning. The improvement in mathematical communication skills of students who received mathematics learning with cooperative learning of the TGT type was in the medium category, while students who received conventional learning had an increase in the low category. Based on the results of the analysis of student responses to metacognition learning, it shows that students have a positive attitude towards learning mathematics with a metacognitive approach.


2021 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
Author(s):  
Arif Mishbah Suryawanto ◽  
Wahyu Lestari

During distance learning due to the Covid-19 pandemic, learning evaluation must still be carried out. There are many ways and evaluation tools that teachers can use in carrying out learning evaluations. One of them is the thematic learning module. This is because the module does not only contain learning materials, but there are learning evaluation materials in it. This study aims to determine the use of thematic modules as a learning evaluation tool. This study used descriptive qualitative method. The data collection technique in this research is by interviewing several teachers in elementary schools in Bandung. The results of the research based on the results of the interviews show that at this time learning is carried out remotely, teachers really need modules, because modules are needed as interesting teaching materials and help students understand learning material. Furthermore, at this time, the module is often used by teachers in distance learning, apart from being an additional teaching material, the module is also used as a learning evaluation tool. Because according to the teacher, the modules in it not only contain learning material, but there are also evaluation questions. The conclusion that can be obtained is that teachers really need modules when learning takes place, especially when learning is carried out remotely, because it is hoped that using thematic modules will help students learn independently and understand learning material, as well as the results of evaluating student learning outcomes through modules can be achieved properly.


2021 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
Author(s):  
Ika Evitasari Aris ◽  
Sastra Wijaya ◽  
Nadia Ilannur
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran atraktif ROPIBEL terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas IV SDN Singapadu kecamatan curug kota serang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Pre-Experimental Design dengan bentuk desain one-group pretest posttest design. Populasinya adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Singapadu Kecamatan Curug Kota Serang. Peneliti mengambil sampel kelas IV berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sampel memakai sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan perbandingan hasil pretest dan postest yaitu kemampuan pretest pada siswa dengan rata-rata hasil belajar 39,45 yaitu hanya 3 dari 37 siswa yang berhasil mencapai nilai KKM sedangkan kemampuan postest pada siswa dengan rata-rata hasil belajar 71,89 yaitu sebanyak 34 dari 37 siswa telah berhasil mencapai nilai KKM sehingga mendapatkan nilai presentase 91,8 %. Teknik analisis data menggunakan uji “t". Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: hasil pengujian uji “t” terhadap hasil belajar pretest dan posttest diperoleh thitung = -12.108 sedangkan ttabel dengan df 72 pada taraf signifikan yaitu 0,000. Dengan demikian nilai signifikasi 0.000 < 0.05 yang berarti kerja (H1) dalam penelitian ini diterima, yaitu terdapat pengaruh media pembelajaran atraktif ROPIBEL terhadap hasil belajar kognitif pada mata pelajaran IPS siswa di SDN Singapadu Kecamatan Curug Kota Serang.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document