JURNAL INOVASI EDUKASI
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

21
(FIVE YEARS 0)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas Adiwangsa Jambi

2654-3931

2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 29-32
Author(s):  
Ela Suryani

Pembelajaran IPA di kelas IV SDN Wujil 01 menunjukkan kemampuan kognitif siswa yang masih dibawah KKM sebanyak 76% dan sikap ilmiah siswa yang masih rendah sebesar 18%. Oleh karena itu, perlu adanya solusi inovasi perbaikan pembelajaran IPA di kelas yaitu media dengan menggabungkan unsur permainan. Salah satunya adalah permainan monopoli IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan permainan monopoli IPA terhadap kemampuan kognitif dan sikap ilmiah siswa SD. Selain itu, bisa dijadikan strategi bagi guru SD maupun calon guru SD dalam mempersiapkan proses pembelajaran IPA yang menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain two-group posttest only desain. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, tes, dan observasi. Analisis data meliputi 1) instrumen tes uji coba menggunakan program aplikasi Anates V.4 meliputi validitas tes, uji reabilitas, daya pembeda saoal, dan tingkat kesukaran soal; 2) uji normalitas uji kolmogorov-smirnov dalam software PASW Statistics 18. 3) uji homogenitas dalam penelitian ini menggunakan uji levene test (test of homogeneity of variences) dalam software PASW Statistics 18; 4) kesamaan rata-rata menggunakan independent sample t-test dengan software PASW Statistics 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan permainan monopoli IPA efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif dan sikap ilmiah siswa SD. Hal ini ditunjukkan dari taraf signifikansi  yaitu 0.008 dan 0.005 < 0.05 sedangkan rata-rata nilai pembelajaran IPA pada kelas eksperimen dengan menggunakan permainan monopoli IPA lebih tinggi daripada rata-rata nilai pembelajaran kelas kontrol (83.55 > 71.26). Selain itu, sikap ilmiah yang dimiliki siswa SD selama proses pembelajaran menggunakan permainan monopoli IPA dalam kategori sangat baik dengan presenase 84,02%.



2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 13-20
Author(s):  
Rarri Bian Ryandi

Terlalu berkonsentrasi pada hal-hal yang prosedural dan mekanistik adalah salah satu penyebab rendahnya kualitas pemahaman siswa dalam matematika. Pembelajaran berbasis masalah dapat membuat siswa berperan aktif. Akan tetapi strategi pembelajaran tersebut bisa menyita waktu cukup lama, untuk itu diperlukan media yang dapat membuat siswa mendapatkan pemahaman secara utuh dengan waktu yang singkat yaitu dengan menggunakan Film pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan produk media film pembelajaran dengan Menggunakan strategi pembelajaran berbasis masalah pada materi statistika untuk siswa kelas IX SMP.dengan mengacu kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, implementation, evaluation). Dengan tahap-tahap rincian: Analysis (analisis kebutuhan dan analisis media), Design (pembuatan model dan bentuk media sesuai dengan tujuan pembelajaran), Development (revisi media pembelajaran sampai dinyatakan valid oleh validator), Implementation (uji coba media pembelajaran yang sudah valid), Evaluation (evaluasi terhadap media yang telah diujicobakan). Dari hasil analisis post test pada kegiatan akhir pembelajaran diperoleh 85 % nilai siswa mencapai KKM. Dan hasil analisis dari angket persepsi siswa menunjukkan kategori “sangat positif”. Sehingga media pembelajaran ini efektif dan bisa digunakan oleh guru dan siswa SMP khususnya pada pembelajaran materi statistika.



2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 7-12
Author(s):  
Dian Fitra ◽  
Zaimi Effendi ◽  
Kamid Kamid

Keikutsertaan Indonesia dalam studi Program for International Student Assessment (PISA) merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mengevaluasi pendidikan yang telah dilaksanakan. Salah satu kemampuan yang diukur dalam soal PISA adalah kemampuan penalaran matematis siwa (Reasoning). Kemampuan penalaran matematis ini juga merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh siswa di dalam kurikulum yang diterapkan di Indonesia. Sehingga kemampuan penalaran matematis ini harus benar-benar diperhatikan. Selain itu, secara lahiriah manusia menggunakan kedua belah otaknya dalam mengolah informasi. Berdasarkan penelitian dari para ahli, anak yang berdominasi otak kiri mempunyai potensi yang lebih besar dalam menyelesaikan masalah di bidang matematika. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan penalaran matematis siswa berdominasi otak kiri dalam menyelesaikan soal PISA serta pada apa yang harus diperhatikan oleh siswa agar memperoleh hasil yang maksimal. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriftif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar tes uraian dan pedoman wawancara untuk mengetahui kemampuan penalaran matematis siswa berdominasi otak kiri dalam menyelesaikan soal PISA. Berdasarkan analisis data maka dapat disimpulkan bahwa siswa sekuensial konkret memenuhi semua indikator penalaran matematis. Sedangkan siswa sekuensial abstrak hanya memenuhi dua dari empat indikator penalaran matematis.



2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 1-6
Author(s):  
Manggu Ngguna Raji

The purpose of this research is to know the application of  Problems Based Learning Strategy that can improve learning outcomes of Social studies on Class. IV Students at SDI. Onekore 4. This type of research is a classroom action research. The research subjects are Class IV student at SDI Onekore 4 that amount of 19 people. As for this research data is obtained by using test, Observation and documentation. The results of this study indicate an increase of learning outcomes on social subject after applied problem based learning strategies. This matter can seeing at increasing of presentation classical learning outcomes. in condition pracycles 21.05%, cycles I up to be 42.10% and on cycle II goes up to be 100%. The results of this study can be used as an alternative in the selection of learning strategies.



2019 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
pp. 21-28
Author(s):  
Agung Tralisno
Keyword(s):  

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis multimedia simulasi dengan konsep fuzzle geometri yang valid menurut ahli, serta untuk mengetahui persepsi siswa terhadap media pembelajaran yang telah dibuat. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengembangkan media pembelajaran matematika dan instrumen yang digunakan adalah angket penilaian ahli media dan ahli materi, angket tanggapan guru, dan angket persepsi Siswa. Hasil analisis penilaian terhadap angket persepsi siswa mengenai media yang telah dikembangkan pada materi kubus dan balok dapat dilihat dari 4 indikator, indikator pertama kesesuaian media dengan sasaran mencapai 94%, indikator kedua kesesuaian media dengan jenis pengetahuan mencapai 94%, indikator ketiga kesesuaian dengan tujuan atau kompetensi mencapai 91%, dan indikator keempat mutu teknis dan kemenarikan mencapai 92%. Jadi rata-rata hasil persepsi siswa dilihat dari 4 indikator tersebut adalah 91,75% yang menjawab minimal baik. Sehingga multimedia pembelajaran efektiv digunakan oleh guru dan siswa SMP dalam kegiatan pembelajaran khususnya pada pembelajaran materi geometri.



2019 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 79-87
Author(s):  
Resi Silvia

The current study aimed to compare between using subtitle video and picture series in teaching and learning process towards health students‘ reading comprehension. The research was carried out in 2018-2019 academic year in University of Adiwangsa Jambi, Indonesia. Purposive sampling technique was used to select the sample. One class was selected as sample from first year of nursing program. Totally 36 students were divided into two groups (one experimental group and one control group). Then, a pre-test of reading comprehension was administered to assess the students’ reading comprehension. The students of experimental group used video files to improve their reading comprehension while the control group using picture of teaching reading comprehension. In the end of the meeting, all the students were assigned multiple-choice reading comprehension post-test and fulfilled some questionnaires to measure their reading motivation. In order to test the significance between the groups, the independent samples t -test was used. The results of the research showed a significant difference between the students who were learned by using video that was more successful than the students who were learned by using picture. Based on the findings, it indicated that video materials had significant effect on promoting health students’ reading comprehension.



2019 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 54-63
Author(s):  
Rahmah Rahmah

Traditional English grammar classifies the words into eight parts of speech, such has noun, verb , adverb, adjective, conjunction, pronoun, preposition, and interjection (Yule:2004). When someone tries to describe about preposition of place and time, they must give information clearly about anyone their mean to say. in this research, researcher interests to appoint this problem by comparison of student’s ability between graduate of Senior High School (SMU) and Islamic Senior High School (MA) in using preposition into sentence. The method had used in this research was descriptive quantitative. The population in this research are all of students of first grade and second grade of Keluarga Bunda Jambi Midwifery Academy. The sample in this research was 45 students first grade and second grade of Keluarga Bunda Jambi Midwifery Academy consists of 18 students from SMU and 27 students from MA. The result of this research show that score of the students graduate from SMU is 88 highest and 56 lowest, score of the students graduate from MA is 84 highest and 52 lowest. Based on interpretation result with having calculated to table “t” score with df N1+N2-2=43, because there is no df 43, so take df 45. Then this value consult with table of “t” in the significant rating 5% and 1%. The result of analysis data is 0,11 if calculated to the score of critical (t table) so, 2,02>0,11<2,69, it is mean that Ha is refused and Ho is received and it is mean that there is no significant differences between the ability of the students from graduated fo SMUand MA in using preposition into sentences.



2019 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 47-53
Author(s):  
Desti Angraini

Reading plays an important part in developing learners’ knowledge. By reading, learners will get many benefits, such as adding their knowledge, knowing information and having pleasure. There are many ways of making them engaged in learning English especially reading skill. One kind of activities is using Readers’ theatre.  RT was introduced in EFL classroom to enhance the learning of communication skills. Readers’ theater offers learners’ an opportunity for interpretive oral reading as they use voices, facial expressions, and hand gestures to interpret characters in stories. Readers’ theater also builds readers’ confidence, brings stories to life through performance, animates content areas, and improves reading ability, comprehension, and oral reading skills.



2019 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 7-14
Author(s):  
Lisa Virdinarti Putra

Penelitian tentang penerapan tugas terstruktur yang dibantu oleh animasi Jepang di kelas III SDN Lanjan 02 belum sepenuhnya dipelajari, karena melibatkan penelitian yang melakukan penelitian di tingkat SMP dan SMA. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian tentang tugas terstruktur yang diberikan kepada siswa sekolah dasar yang diberikan kemandirian siswa dan dapat meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan dapat digunakan dalam penguasaan konsep siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan menggunakan penugasan terstruktur berbantuan animasi Jepang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, tes, wawancara, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Berdasarkan hasil analisis, data penelitian dapat menyimpulkan bahwa ada perbedaan antara pemecahan masalah yang signifikan antara siswa yang diberikan. Ini dibuktikan dengan hasil thitung lebih besar dari ttabel, yaitu sama dengan 7,81> 6,03. Dengan demikian, penggunaan bantuan terstruktur yang dibantu oleh animasi Jepang memberikan kemampuan positif untuk menyelesaikan masalah siswa



2019 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 38-46
Author(s):  
Fahrul Ilmi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh persepsi siswa tentang iklim sekolah terhadap hasil belajar matematika siswa, berapa besar pengaruh persepsi siswa tentang kinerja guru matematika terhadap hasil belajar matematika siswa dan berapa besar pengaruh persepsi siswa tentang iklim sekolah dan kinerja guru matematika secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang iklim sekolah berpengaruh secara langsung terhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 25,62 %. Begitu juga persepsi siswa tentang kinerja guru matematika berpengaruh secara langsungterhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 18,58 %. Sedangkan persepsi siswa secara bersama-sama tentang iklim sekolah dan kinerja guru matematika terhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 94,8 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh persepsi siswa tentang iklim sekolah terhadap hasil belajar matematika siswa, berapa besar pengaruh persepsi siswa tentang kinerja guru matematika terhadap hasil belajar matematika siswa dan berapa besar pengaruh persepsi siswa tentang iklim sekolah dan kinerja guru matematika secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa tentang iklim sekolah berpengaruh secara langsung terhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 25,62 %. Begitu juga persepsi siswa tentang kinerja guru matematika berpengaruh secara langsungterhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 18,58 %. Sedangkan persepsi siswa secara bersama-sama tentang iklim sekolah dan kinerja guru matematika terhadap hasil belajar matematika yaitu sebesar 94,8 %.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document