scholarly journals Pengaruh Konten Instagram Ads @Luxebarbershop Terhadap Peningkatan Brand Awareness

2021 ◽  
Vol 1 (2) ◽  
pp. 119
Author(s):  
Hendi Paramitha ◽  
Yohannes Don Bosco Doho

Di era yang serba digital ini, berbagai media sosial memberikan kemudahan dan inovasi untuk bersaing di dunia bisnis demi tujuan positif yang akan dicapai serta sebagai cara baru dalam mendapatkan awareness. Salah satunya adalah Instagram ads, yang memberikan keunggulan untuk mendapatkan lebih banyak brand awareness. Salah satu bisnis barbershop yang menggunakan Instagram ads adalah Luxebarbershop. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh dan seberapa besar pengaruh Instagram ads terhadap peningkatan brand awareness Luxebarbershop, Sarinah, Jakarta. Dalam penelitian ini digunakan model kemungkinan elaborasi (Elaboration Likelihood Theory) dengan dua dimensi pengukuran variabel X (Instagram ads) yaitu context, communication, collaboration, connection. Terdapat juga empat dimensi pengukur variabel Y (brand awareness) yaitu unware of a brand, brand recognition, brand recall, top of mind. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sampel penelitian diambil melalui kuesioner online kepada 86 orang responden yang belum pernah mengunjungi Luxebarbershop dengan teknik non-probability sampling – purposive sampling. Penilitian ini menghasilkan pernyataan adanya pengaruh antara Instagram ads terhadap peningkatan brand awareness Luxebarbershop, Sarinah, Jakarta. Hasil analisis data juga menunjukkan bahwa Instagram ads memiliki hubungan sangat kuat dan positif dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,914 dan nilai kontribusi sebesar 83,35% terhadap peningkatan brand awareness Luxebarbershop, Sarinah, Jakarta.

2021 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
pp. 50
Author(s):  
Yulia Rahel Brenauli Kaban

Kehadiran tagline memiliki peran yang penting bagi suatu brand. Tagline dapat digunakan untuk membantu mengkomunikasikan titik pembeda brand dari para pesaing. Dengan adanya tagline, maka produk atau jasa yang ditawarkan sebuah brand akan mudah diingat oleh khalayak sehingga terbentuk kesadaran merek. PT. Rupa Aestetika Teknologi Aktual (RATA) sebagai perusahaan rintisan memanfaatkan hal tersebut sebagai langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran merek Rata di benak khalayak dengan mengusung #RataTanpaKawat sebagai tagline brand. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari tagline #RataTanpaKawat yang terdiri atas sub variabel familiarity, differentiation dan message of value terhadap brand awareness Rata yang terdiri atas sub variabel brand recognition, brand recall dan top of mind. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian hubungan kausal. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner secara online kepada 385 pengguna aktif Instagram di Indonesia yang berusia 14 tahun ke atas. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling. Peneliti menggunakan analisis regresi linear sederhana dalam proses analisis data yang dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi IBM SPSS versi 25. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, maka tagline #RataTanpaKawat berpengaruh sebesar 54,9% terhadap brand awareness Rata sementara sisanya sebesar 45,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Kata kunci: tagline, Rata, brand awareness


2021 ◽  
Vol 2 (1) ◽  
Author(s):  
Engga Probi Endri ◽  
Kurniawan Prasetyo

Kawa daun telah dikenal masyarakat Minangkabau yang syarat akan nilai budaya dan nilai historisnya. Hadirnya industri kreatif, Kopi Kawa Daun sebagai produk Tanah Datar, Sumatera Barat. Selain mencari market yang luas, branding produk menjadi penting untuk pencapaian jangka panjang brand. Desain, pesan, promosi serta komunikasi brand Kopi Kawa Daun, dirancang sedemikian rupa sehingga mencirikan nilai historis dan identik dengan budaya Minangkabau. Komunikasi pemasaran itu sendiri merupakan proses penyampaian pesan dengan cara bujukan atau ajakan untuk menawarkan sebuah produk baik barang atau jasa. Dalam menjalankan strategi pemasaran guna mendapatkan perhatian dan juga kepercayaan konsumen terhadap suatu merek, perusahaan memerlukan media atau saluran yang dapat dijadikan sebagai perantara dalam proses komunikasi antara perusahaan dengan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi pemasaran produk kopi kawa daun Tanah Datar dalam menciptakan brand awareness. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dalam pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sementara untuk melihat keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Komunikasi Pemasaran Kopi Kawa Daun untuk membangun brand awareness konsumen terhadap produk. Brand awareness publik dikategorikan berdasarkan pengalaman publik yaitu pada tahap brand recall dan brand recognition dan berdasarkan brand produk yaitu pada tahap top of mind.


2019 ◽  
Vol 12 (1) ◽  
pp. 141
Author(s):  
Yaasmiin Larasati Dewi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh iklan web series Space #  “Kenapa Belum Nikah?” terhadap brand awareness JD.ID. Penelitian ini menggunakan variabel independent yaitu iklan web series, dengan dimensi multimedia, pictures, dan content. Dan variabel dependent yaitu brand awareness, dengan dimensi unaware of brand, brand recognition, brand recall, dan top of mind. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik analisis data deksriptif, uji normalitas, uji regresi linier sederhana, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Probability Sampling, yaitu Simple Random Sampling, dan menggunakan rumus unknown populations, dengan jumlah 100 responden. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa iklan web series Space # “Kenapa Belum Nikah?” memiliki pengaruh yang positif terhadap brand awareness JD.ID, hal tersebut dibuktikan dengan t hitung (6.168) > t tabel (1.290), dan hasil koefisien determinasi menunjukan bahwa iklan web series Space # “Kenapa Belum Nikah?” memiliki pengaruh sebesar 27.98% terhadap brand awareness JD.ID. Sehingga dapat disimpulkan bahwa iklan web series tidak bisa berdiri sendiri dalam meningkatkan kesadaran terhadap suatu merek, tetapi membutuhkan faktor lainnya, seperti slogan dan jingle sebagai elemen pendukungnya.


Author(s):  
Gunjan Gumber ◽  
Jyoti Rana

In India, the concept of organic food is gaining widespread acceptability. Consumers are becoming more conscious about their health and are looking for food that serves as a promising alternative. Corporates, NGOs, Spiritual leaders and Government are also promoting this food, as it is free from irradiation, chemicals and artificial additives. A number of organic food brands are available in the market. The main objective of this study is to find out the level of brand awareness and its influence on purchase of organic grocery. The data was collected from 150 organic consumers in National Capital Region (Delhi, Gurgaon, Faridabad and Noida) through a structured questionnaire. Questions related to brand recall, brand recognition and purchase of organic grocery were asked. It was found that in general, there is a low level of brand awareness among consumers, and those who have high level of awareness; they consume organic grocery more often. The study will help corporates to make effective communication and brand-building strategies.


2021 ◽  
Vol 13 (1) ◽  
pp. 145-168
Author(s):  
Deni Yanuar ◽  
Zakirah Azman ◽  
Febri Nurrahmi ◽  
Fithria Kamara

Kemajuan dunia digital komunikasi menyebabkan persaingan pasar semakin mengetat, berbagai perusahaan harus lebih peka dalam menentukan rencana pemasarannya. Perencanaan itu meliputi sebuah strategi yang dapat meningkatkan brand awareness (kesadaran merek). Salah satu strategi yang bisa diterapkan oleh perusahaan adalah strategi viral marketing. Strategi viral marketing ini sudah dilakukan oleh Harvies Coffee di Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses viral marketing melalui instagram dalam membangun brand awareness di Harvies Coffee di Banda Aceh, peneliti bermaksud menganalisis bagaimana proses viral itu dapat terjadi melalui pesan pemasaran yang disampaikan kepada khalayak melalui media sosial instagram. Untuk mengetahui karakter konsumen Harvies Coffee, peneliti berpijak pada konsep teori Elaboration Likelihood sehingga didapatkan viral marketing yang digunakan adalah high integration strategy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari 1 orang informan kunci dan 4 orang infoman pendukung. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik sampling purposive yang dipilih berdasarkan kriteria yaitu owner Harvies Coffee, tim kreatif Harvies Coffee dan konsumen Harvies Coffee. Hasil penelitian ini adalah brand Harvies Coffee berhasil meningkatkan awarenessnya diposisi brand recall setelah melakukan viral marketing dengan memanfaatkan drama Korea Start Up melalui media sosial instagram. Kata Kunci : Brand, Awareness, Word of Mouth, Viral Marketing, Komunikasi Pemasaran, Instagram    


2018 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 68
Author(s):  
Nafiah Nur Jamilah ◽  
Titi Rapini ◽  
Hadi Sumarsono

Perkembangan zaman saat ini, persaingan di pasaran semakin meningkat. Oleh sebab itu peran pemasaran di pasar semakin meningkat pula dan peran brand menjadi semakin penting. Dengan begitu, brand bukanlah sekedar identitas suatu produk namun brand diciptakan produsen untuk memiliki ikatan emosional yang istimewa untuk diberikan kepada konsumen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya perbedaan ekuitas merek (brand equity) beserta elemen-elemennya antara produk jilbab merek Rabbani dengan merek Zoya. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Dalam penelitian ini pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner yang didistribusikan kepada 97 responden. Pada penelitian ini metode analisis data yang digunakan yaitu uji beda paired sample t-test. Berdasarkan hasil analisis yang diuji menunjukkan bahwa dari tiga variabel terdapat dua dimensi yaitu brand awareness dan perceived quality yang menyatakan terdapat perbedaan pada produk jilbab antara merek Rabbani dengan merek Zoya dan satu dimensi menyatakan tidak terdapat perbedaan yaitu brand association.


2019 ◽  
Vol 15 (1) ◽  
pp. 113-134

One of the most important thing of transportation is a motorcycle which is able to comply the level of people needs, because using a motorcycle can support various kinds of people activities to become more practical, economical and easy to drive.This research was intend to analyze the strategy of brand awareness Piaggio Vespa motorcycle in Jakarta, through elements Top of Mind, Brand Recall, Brand Recognition dan Unaware of Brand. The result of this study indicate that strategy of Brand Awareness Piaggio Vespa has been Top Of Mind which has made Piaggio Vespa the first scooter motorcycle to be caught by all respondents. Strategy of Brand Awareness Piaggio Vespa with Brand Recall approach, respondents stated that Piaggio Vespa is a type of scooter that is often heard whwn meeting friends or family. Meanwhile strategy of Brand Awareness Piaggio with Brand Recognition approach, respondents stated that Piaggio Vespa is a type of scooter that has good quality, proven technology and affordable price. Piaggio Vespa is not included by Unaware of Brand category.


2020 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
pp. 177-193
Author(s):  
Benni Handayani ◽  
Fatmawati Moekahar ◽  
Yudi Daherman ◽  
Mufti Hasan Alfani

Bisnis kreatif dalam beberapa dekade terakhir mengalami perkembangan ditopang dengan kemutakhiran teknologi. Fenomena ini kemudian dikomodifikasi menggunakan pendekatan sosial. Model di atas dikenal dengan istilah Socio-technopreneurship. Penelitian ini membahas mengenai social media marketing sebagai media pemasaran dan media sosial dengan memanfaatkan teknologi dalam membangun brand awareness ke-5 jenis usaha diantaranya unaware of brand, brand recognition, brand recall, dan top of mind, mendukung selebgram, penelitian ini berpusat di business center kantin terapung Universitas Islam Riau yang mengakomodasi berbagai wirausaha muda baik mahasiswa maupun alumni dengan bentuk bisnis di bidang apapun baik barang maupun jasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kesimpulan didapatkan bahwa kompetensi pengelolaan media sosial khususnya instagram yang digunakan oleh para informan untuk media bisnis cenderung masih konvensional, padahal trend terbaru dalam dunia bisnis online sudah semakin dinamis dan variatif. Pengembangan Socio-technopreneurship pada akhirnya menjadi sebuah metode yang signifikan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi di atas.


2008 ◽  
Vol 39 (2) ◽  
pp. 1-8 ◽  
Author(s):  
C. Boshoff ◽  
C. Gerber

Millions of rands are spent on sponsorship in general every year, and on sports sponsorships in particular. Yet little is known about the effectiveness of this expenditure. In addition, sponsors are often not sure whether only their brands benefit from a sponsorship or whether competing brands in the same product category also benefit from their efforts.In this study an attempt is made to clarify these considerations by comparing both the brand recall and the brand recognition of companies (and brands) who sponsored the 2007 Cricket World Cup. To determine whether brand recall and brand recognition increased during a sponsorship campaign, a quasi-experimental study was conducted by means of a one-group pre-test-post-test design. The data were collected using a convenience sample of 131 undergraduate students.The results seem to suggest that both the brand recall and the brand recognition levels of the sponsors increased significantly (α = 0,05), but that neither the brand recall nor the brand recognition levels of non-sponsor brands increased. The results therefore show that sponsorship does in fact increase brand awareness, by significantly increasing unaided brand recall, as well as increasing brand recognition and that non-sponsoring companies and brands do not benefit indirectly from their competitors’ sponsorships in terms of brand recall and brand recognition.


2021 ◽  
Vol 10 (2) ◽  
pp. 145
Author(s):  
Ni Made Ayu Sutariningsih ◽  
I Gusti Ngurah Jaya Agung Widagda K

Perkembangan teknologi di era globalisasi ini sangat pesat. Social media marketing penting bagi strategi pemasaran. Social media marketing harus dilakukan dengan kreatif dan menarik untuk membentuk brand awareness sehingga dapat meningkatkan purchase intention. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan peran brand awareness memediasi pengaruh social media marketing terhadap purchase intention. Obyek penelitian adalah produk Chatime di Kota Denpasar. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner online dengan jumlah sampel sebanyak 120 responden. Metode penentuan sampel yang digunakan pada penelitian adalah non probability sampling yaitu teknik purposive sampling. Teknik analisis mengunakan analisis jalur (path analysis) dan uji sobel. Hasil penelitian ini menunjukan social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention dan brand awareness; brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap purchase intention; brand awareness memediasi secara signifikan pengaruh social media marketing terhadap purchase intention. Perusahaan Chatime sebaiknya menambah fitur avatar, giveaway, quiz, voucher, fun fact dan bintang iklan, serta membuat iklan informatif dan iklan yang menarik seperti : pengunaan animasi, karakter, musik, dan gambar maupun font yang unik. Kata kunci: social media marketing, brand awareness, purchase intention


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document