data register
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

36
(FIVE YEARS 2)

H-INDEX

5
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
pp. 1-6
Author(s):  
Tobias Wörner ◽  
Frida Eek ◽  
Jesper Kraus-Schmitz ◽  
Mikael Sansone ◽  
Anders Stålman


2021 ◽  
Vol 2021 ◽  
pp. 1-7
Author(s):  
Chao Cui ◽  
Yun Zhao ◽  
Yong Xiao ◽  
Weibin Lin ◽  
Di Xu

This paper proposes a hardware-efficient elliptic curve cryptography (ECC) architecture over GF(p), which uses adders to achieve scalar multiplication (SM) through hardware-reuse method. In terms of algorithm, the improvement of the interleaved modular multiplication (IMM) algorithm and the binary modular inverse (BMI) algorithm needs two adders. In addition to the adder, the data register is another optimize target. The design compiler is synthesized on 0.13 µm CMOS ASIC platform. The time range of performing scalar multiplication over 160, 192, 224, and 256 field orders under 150 MHz frequency is 1.99–3.17 ms. Moreover, the gate area required for different field orders in this design is in the range of 35.65k–59.14k, with 50%–91% hardware resource less than other processors.



2020 ◽  
Vol 6 (2) ◽  
pp. 18
Author(s):  
Amelia Pradipta ◽  
Mondastri Korib Sudaryo ◽  
Adria Rusli

Latar belakang: Human Immunodeficiency Virus (HIV) menjadi masalah utama kesehatan global yang sedang dihadapi oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Penderita HIV lebih rentan untuk terkena infeksi oportunistik, salah satunya tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan infeksi oportunistik tuberkulosis pada pasien HIV di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tahun 2015-2019. Metode: Studi case control dilakukan dengan menggunakan data register pra-ART dan rekam medis. Jumlah sampel sebanyak 465 responden, yang terdiri dari 155 kasus dan 310 kontrol. Analisis yang dilakukan adalah analisis univariat, bivariat menggunakan chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil: Hasil uji regresi logistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna secara statistik antara stadium HIV dengan infeksi oportunistik tuberkulosis (OR=33,03; 95% CI : 14,96 – 72,89) dengan nilai p <0,001, tetapi tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik antara usia, jenis kelamin, jumlah CD4, jumlah viral load, pendidikan, status bekerja, perilaku seks berisiko, transfusi darah, dan penggunaan napza suntik dengan infeksi oportunistik tuberkulosis. Kesimpulan: Stadium HIV merupakan faktor determinan infeksi oportunistik tuberkulosis pada pasien HIV. Saran: Diperlukan skrining awal mendeteksi TB pada setiap stadium HIV khususnya pada stadium lanjut (III-IV) yang melakukan kunjungan di klinik Pokja.



IKESMA ◽  
2020 ◽  
Vol 16 (2) ◽  
pp. 77
Author(s):  
Allyra Himawaty

Prevalensi stunting di Kabupaten Bojonegoro sebesar 34,9% lebih tinggi dari prevalensi nasional sebesar 32,7% dan merupakan salah satu kabupaten yang menjadi fokus utama pemberantasan stunting di Jawa Timur. Beberapa faktor yang terindikasi menjadi faktor penyebab terjadinya stunting adalah konsumsi rokok pada orangtua, sumber informasi kesehatan yang terbatas, pemberian makanan yang tidak bervariasi, tidak adanya pengelolaan sampah dan pendidikan serta pendapatan orangtua yang rendah. Data register posyandu Desa Pilangsari menunjukkan setidaknya tedapat 42 balita dari 89 balita yang terindikasi stunting. Intervensi untuk mencegah stunting harus dimulai sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan melalui intervensi spesifik berwujud pemberdayaan kepada kader posyandu dan ibu baduta. Tujuan program ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu baduta dan kader untuk mencegah terjadinya stunting di Desa Pilangsari. Program pemberdayaan ini dilaksanakan pada kegiatan Praktik Kerja Lapangan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga periode Desember 2019-Januari 2020 selama 5 minggu, menggunakan rancangan riset operasional mengacu pada PRECEED-PROCEED sebagai framework pengembangan pendidikan kesehatan. Sampel penelitian adalah populasi ibu dengan bayi usia 0-2 tahun di Desa Pilangsari sebanyak 46 responden dan 12 kader posyandu yang ada di Desa Pilangsari. Teknik pengumpulan data menggunakan concurrent mixed methods dengan data kuantitatif diperoleh melalui survei pendahuluan dan hasil pre-test & post test yang diukur melalui uji Wilcoxon signed rank test menghasilkan signifikansi peningkatan pengetahuan ibu 0,005 (p<0,05) dengan tingkat kepercayaan α= 0,05. Data kualitatif diperoleh melalui hasil observasi dan indepth-interview. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah peningkatan pengetahuan ibu dan tingkat kehadiran ibu dan kader dalam pelaksanaan program pemberdayaan. Program ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan ibu baduta terkait risiko stunting, pemberian MP-ASI untuk meningkatkan pemberian gizi yang baik bagi anak, serta meningkatkan peran kader sebagai garda terdepan pelaksanaan posyandu untuk mencegah kejadian stunting.



2020 ◽  
Vol 5 (2) ◽  
pp. 25-29
Author(s):  
Kristina Paskana ◽  
Vevi Gusnidarsih

ABSTRAK Di Indonesia terdapat 50-90 % kasus hiperemesis gravidarum yang di alami oleh ibu hamil. Berdasarkan survey awal dari data register Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan tahun 2019 kejadian hiperemesis gravidarum tercatat 78 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Paritas Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan pada tanggal 08 Juni sampai 13 Juni 2020. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif  korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil usia ≤ 20  minggu yang dirawat di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna tahun 2019 yang berjumlah 200 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang di peroleh dari catatan medik Rumah Sakit Hassanuddin Damrah  Manna, kemudian data diolah secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian 80,8% ibu hamil primigravida mengalami hipereemesis gravidarum, uji statistik chi-square didapatkan nilai p= 0,000 <0,05, yang artinya terdapat hubungan antara paritas ibu dengan kejadian hiperemesis gravidarum di Rumah Sakit Hassanuddin Damrah Manna Bengkulu Selatan.



Author(s):  
Rasmala Dewi ◽  
Rasmala Dewi ◽  
Deny Sutrisno ◽  
Deny Sutrisno ◽  
Fhatia Medina

Prevalensi penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) tahun 2018 di Provinsi Jambi sebesar 5,5%. Hal ini berdampak pada meningkatnya kunjungan berobat ke Puskesmas dan penggunaan obat, salah satunya antibiotik. Hasil survey di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi menunjukkan masih ada ketidakrasionalan dalam penggunaan antibiotik pada penderita ISPA, khususnya pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik demografi, pola, dan kerasionalan penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi Tahun 2018. Sampel dalam penelitian yaitu anak berusia 5-11 tahun, yang didapat dari data register harian dan data sekunder berupa rekam medik dan resep obat. Pengambilan data secara retrospektif, dan data dianalisis dengan kriteria kerasionalan penggunaan obat yang disesuaikan dengan acuan Pharmaceutical Care untuk infeksi saluran pernapasan. Terdapat 70 kasus anak yang didiagnosis ISPA, dengan penggunaan antibiotik terbesar berupa amoksisilin (88,5%). Kerasionalan penggunaan antibiotik, meliputi parameter ketepatan indikasi, ketepatan pasien, ketepatan obat, ketepatan dosis berdasarkan frekuensi pemberian, dan durasi pemberian, masing-masing dengan skor 100; 98,5; 54,2; 48,5; dan 1,4%. Dapat disimpulkan bahwa kerasionalan penggunaan antibiotik pada anak di Puskesmas Olak Kemang, Kota Jambi untuk diagnosis ISPA, dari empat parameter ketepatan hanya ketepatan indikasi yang dinilai sudah rasional.





2020 ◽  
Vol 11 (1) ◽  
pp. 1
Author(s):  
Ida Lisni ◽  
Yeni Nurisma Oktavia ◽  
Deni Iskandar
Keyword(s):  

Peningkatan tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama, tidak dideteksi sejak dini dan tidak menerima pengobatan yang memadai dapat menimbulkan beberapa gangguan seperti kerusakan pada ginjal, penyakit jantung koroner dan stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis obat antihipertensi yang diresepkan pada pasien hipertensi dan kerasionalan peresepan obat antihipertensi berdasarkan tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis. Penelitian ini menggunakan metode observatif non ekperimental dengan penyajian data secara deskriptif dan menggunakan data retrospektif, dianalisa secara kuantitatif dan kualitatif berdasarkan standar penggunaan obat mutakhir. Data diambil dari resep elektronik dan data register pasien hipertensi pada periode Desember 2018 sampai dengan Februari 2019 pada salah satu puskesmas di kota Bandung. Jumlah resep yang diperoleh adalah 119 resep. Obat antihipertensi yang diresepkan adalah amlodipin (98,32%), kaptopril (0,84%), kombinasi amlodipine-kaptopril (0,84%). Analisis terhadap kerasionalan penulisan resep pada pasien hipertensi diperoleh tepat indikasi (100%), tepat obat (100%,) tepat pasien (100%), dan tepat dosis (99,16%). Perlu ditingkatkan pengkajian ketepatan dosis agar pasien menerima terapi obat antihipertensi yang rasional.



2020 ◽  
Vol 9 (1S) ◽  
Author(s):  
Magdi Ayuza ◽  
Wirsma Arif Harahap ◽  
Rony Rustam ◽  
Richvan Dana Nindrea

Kanker Payudara (KPD) pada usia muda memiliki keistimewaan karakteristik. Rekurensi KPD dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain faktor klinis, regimen terapi dan biomolekuler dari tumor itu sendiri. Berbagai macam modalitas terapi KPD, namun masih terdapat risiko terjadinya rekurensi terutama pada pasien dewasa muda. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Disease Free Survival (DFS) dan Overall Survival (OS) pada pasien KPD usia muda di Kota Padang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cohort study retrospectif pada pasien KPD usia muda yang telah mendapatkan pengobatan KPD yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 103 sample yang terdapat pada data register KPD PERABOI Padang. Analisis survival menggunakan Kaplan Meier dengan Log Rank Test. Apabila diperoleh nilai p < 0,05, maka terdapat hubungan bermakna. Hasil: Terdapat perbedaan antara setiap faktor klinis, faktor biomolekuler dan faktor terapi dalam hal rata-rata DFS maupun rata-rata OS, namun tidak terdapat pengaruh yang bermakna secara analisis statistik antara faktor terapi (terapi hormon, radioterapi dan terapi target) terhadap DFS dan OS pada pasien kanker payudara usia muda di Kota Padang (p>0,05). Terdapat pengaruh dari pemberian kemoterapi terhadap DFS pada pasien kanker payudara usia muda di Kota Padang (p<0,05). Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor klinis dan faktor biomolekuler dengan DFS dan OS, namun terdapat hubungan bermakna antara pemberian kemoterapi dengan DFS dan OS pada penderita KPD usia muda di kota Padang tahun 2008 – 2018.



2020 ◽  
Vol 154 ◽  
pp. 07003
Author(s):  
Anna Zielińska

Blockchain is a block chain technology that makes it possible to send and store information in a distributed way, creating a decentralized data register. The article presents the applications of blockchain technology in the field of power engineering, among others for use in the area of settlements on the electricity market. The work shows the possibilities of using and using block chains to describe the purchase and sale, generation and management of electricity. The work describes aspects of technology that allow partial or complete decentralization of the process. The article also shows how such transactions could be carried out automatically and without supervision - giving certainty of pre-established rules, rules and assumptions.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document