soft system methodology
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

133
(FIVE YEARS 28)

H-INDEX

5
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Vol 9 (03) ◽  
pp. 257
Author(s):  
Ardansyah - Ardansyah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran pimpinan pada dinas lingkungan hidup kabupaten lampung utara. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan soft system methodology. Adapun hasil penelitian yaitu pimpinan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kedisiplinan dan semangat kerja pegawai yang mana pemimpin yang ideal yakni pemimpin yang mampu berkontribusi positif dalam mencapai target dan tujuan dari organisasi. Peran pimpinan dalam meningkatkan kedisiplinan pegawai dilakukan dengan memberikan edukasi dan kepemimpinan yang positif, penerapan gaya kepemimpinan yang ideal, pengambilan keputusan yang adil, ketegasan dan konsisten dalam menerapkan sanksi disiplin, pengawasan yang ketat akan dapat memberikan efek yang positif dalam meningkatkan peran pimpinan dalam membentuk pegawai yang memiliki disiplin yang tinggi dan juga semangat kerja yang baik sehingga dapat meningkatkan prestasi kerja pegawai di dinas lingkungan hidup kabupaten lampung utara. Adapun rekomendasi yaitu pemimpin diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan sekaligus melakukan perbaikan-perbaikan terhadap hambatan yang muncul mengenai kondisi kedisiplinan dan semangat kerja pegawai demi peningkatan kualitas pegawai sehingga mampu memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan organisasi, selain dari itu hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dasar bagi pimpinan dalam menciptakan kebijakan strategis guna kepentingan dinas lingkungan hidup kabupaten lampung utara.



TEM Journal ◽  
2021 ◽  
pp. 1761-1768
Author(s):  
Siti Rohajawati ◽  
Sirin Fairus ◽  
Hoga Saragih ◽  
Habibullah Akbar ◽  
Puji Rahayu

Applying Knowledge-Based Systems (KBS) for hazardous medical waste (HMW) are still limited according to knowledge sources. The two mechanisms of the KBS are commonly known as rulebased and case-based, which can be extracted based on existing regulations that are divided into global, national, provincial, and local authorities. This study used Soft System Methodology and regulation approaches to find out the gaps in coordinating and managing HMW in Indonesia. It is used to depict the rule, processes, and stakeholders for identifying the features of the KBS. The study was taken using fourstage of SSM conducted to classify the objects and their feature requirements. The knowledge source was verified and validated using Focus Group Discussion and represented on CATWOE mode. Most of the regulations are not complying with the practicality of the HMW since it is produced until disposal. The methods give an alternative for knowledge engineers to feed the basis of knowledge.



Facilities ◽  
2021 ◽  
Vol ahead-of-print (ahead-of-print) ◽  
Author(s):  
Putri Arumsari ◽  
Hendrik Sulistio

Purpose Public-rented flats in Jakarta Province operated by the Management Unit of Public-Rented Flats (MUPRF) experienced budget cuts for the maintenance and treatment activities during the COVID-19 pandemic that hit Indonesia in the early 2020. Currently, the budgeting scheme of the MUPRF uses the local government’s budget in determining the expenditures of public-rented flat. This papers aims to propose an alternative budgeting scheme for the MUPRF. Design/methodology/approach Soft system methodology (SSM) was adopted to understand the public-rented flats as a whole system, so an alternative budgeting scheme for the MUPRF can be identified and developed. Interviews with an employee of the Department of Community Housing and Settlement of Daerah Khusus Ibukota Jakarta Province were conducted. A rich picture, customer, action, transformation, worldview, owner and environment analyses, conceptual model and a proposed model were developed during the process. Findings Based on the SSM, it is found that becoming a local public service agency, the MUPRF can be more independent and flexible in managing their budget. The income generated by the public-rented flats can be used directly for their expenditure. Research limitations/implications Through the SSM, only a conceptual model is developed, which has not yet been implemented in practice. Future studies need to be carried out to evaluate the feasibility of the conceptual model. Originality/value This research analyses the public-rented flat as a whole system through SSM to identify factors and parties that are involved in the daily activities in public-rented flats to propose a suitable alternative for its budgeting scheme.



WARTA AKAB ◽  
2021 ◽  
Vol 44 (2) ◽  
Author(s):  
Ismail Ismail

Sektor penting yang mempunyai kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia adalah sektor pertanian. Sektor pertanian sebagai sistem agribisnis, menempatkan sub sektor peternakan sebagai sektor yang menjanjikan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan. Perkembangan sektor peternakan di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari pemberdayaan bisnis susu. Koperasi didirikan untuk meningkatkan kemampuan perekonomi lemah, termasuk peternak sapi perah skala kecil. Skala produksi yang kecil menempatkan petani pada kerugian dan posisi tawar yang lemah. Kajian ini menggunakan aplikasi soft system methodology untuk menganalisis hubungan antara bisnis susu yang terkait dengan pengembangan dan kegiatan petani susu. Industri Kecil Menengah (IKM)/koperasi menempatkan dirinya sebagai mediator antara petani dan industri besar pengolahan susu (IPS) terutama dalam masalah pemasaran, tetapi koperasi masih mengalami masalah untuk memaksimalkan fungsi mereka. Kajian ini memberikan kontribusi untuk peningkatan produktivitas, jaringan bisnis dan adaptasi kontrak pertanian yang diharapkan dapat mengubah struktur tata kelola koperasi susu menjadi badan usaha yang lebih kompetitif dan memajukan kesejahteraan anggotanya sebagai bentuk pemberdayaan petani susu. Upaya ini juga diharapkan untuk memperkuat kemitraan antara petani, IKM/koperasi susu dan industri besar pengolahan susu sebagai mitra untuk mengembangkan bisnis susu nasional. 



2021 ◽  
Vol 13 (1) ◽  
pp. 59
Author(s):  
Adi Nuryanto

Pemerintah Selandia Baru telah mengakhiri lockdown saat berhasil menekan angka kasus positif Covid-19 hingga nol selama 17 hari berturut-turut. Tingkat sistem peringatan telah diturunkan dari tingkat 4 menjadi tingkat 1 dalam waktu tujuh pekan. Pembatasan aktivitas sosial telah dilonggarkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, tidak menyentuh wajah, menutup batuk dengan lengan dalam dan menjalankan test kesehatan dan penelusuran kontak. Kebijakan dan strategi penangangan Covid-19 di Selandia Baru terdiri dari pengawasan (mitigation), penekanan (suppression) dan pemberantasan (elimination). Strategi pengawasan berupaya mengendalikan angka kasus positif sehingga kurva jumlah kasus positif melandai. Strategi penanggulangan dimaksudkan untuk menekan jumlah kasus seminimal mungkin. Sedangkan strategi pemberantasan ditujukan untuk membasmi virus Covid-19. Pengembangan strategi pemberantasan dalam pandemi Covid-19 memerlukan penentuan definisi yang kuat secara ilmiah mengenai pemberantasan Covid-19. Tujuan dari makalah ini adalah untuk dapat memberikan gambaran permasalahan dalam pengembangan strategi pemberantasan dalam pandemi Covid-19 di Selandia Baru menggunakan metode soft system methodology.



Petir ◽  
2021 ◽  
Vol 14 (2) ◽  
pp. 223-234
Author(s):  
DONDA BANJARNAHOR

Klinik merupakan kebutuhan setiap manusia sebagai tempat atau sarana yang berfungsi untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan masyarakat. Apabila klinik belum menggunakan sistem komputerisasi, maka akan menghambat proses penanganan pasien. Pada Klinik Karunia Bunda ditemukan hambatan, diantaranya pendaftaran pasien masih dilakukan secara manual dengan pasien harus datang langsung ke klinik, tidak memiliki sistem antrian dalam perawatan, manajemen rekam medis yang masih manual dengan menulis tangan. Hal ini dapat membutuhkan banyak waktu dalam proses pencarian data. Tujuan dari aplikasi ini adalah memudahkan kegiatan operasional sehari-hari di dalam klinik yang berjalan dengan cepat dan tepat, serta pengelolaan data medis akan lebih akurat (meminimalisir human error). Metode analisa menggunakan Soft System Methodology (SSM), dan metode pengembangan sistem menggunakan Extreme Programming (XP). Aplikasi ini berbasis website menggunakan bahasa pemrograman PHP dalam framework Codeigniter (CI) yang didukung basis data MySQL. Diharapkan dengan aplikasi ini proses kerja di dalam klinik menjadi lebih cepat, pendokumentasian rekam medis yang terstruktur, mengurangi penggunaan kertas, serta memudahkan aktivitas dalam pelayanan pasien. Kata kunci : Klinik, Website, Soft System Management (SSM), Extreme Programming (XP).



2021 ◽  
Vol 6 (1) ◽  
pp. 61-79
Author(s):  
Arif Bagas Adi Satria

Commemorate the life of Society 5.0 cannot separate from utilization of the latest digital technology. Advanced the education of Indonesia is the duty of the people to become Indonesian nation, that is to enrich the life of the nation. The Education of Indonesia, which has been using for the stream of Western Education namely the class style (bank style), emphasizes tables, chairs and blackboards. We must replace with a more flexible style of education and millennial oriented, no longer rely on an old-fashioned educational methods. Therefore, we need an effort in welcoming life of Society 5.0 with Soft System Methodology utilization. The method used in this study is a descriptive qualitative analysis method with secondary data to describe the phenomena that occur in the field with sufficient and supporting data for this paper. Based on the studies that have carried out, we can conclude that the proper use of the Soft System Methodology can advance Indonesian Education to Welcoming the Society 5.0.



2021 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 61-70
Author(s):  
Wahyu Indra Satria ◽  
Yanto Hermawan Hermawan ◽  
M Figo Haffidz Akbar

A state government can implement a knowledge portal-based e-government system to properly accommodate knowledge management activities. This is also useful to minimize knowledge gaps, loss of knowledge, and waste of knowledge in the operational process of government when providing services to the community. This is intended so that the government can be massive, effective and efficient in providing public public services. The research hypothesis is that the existence of a knowledge portal-based e-Government system can assist the government in carrying out knowledge management activities in every operational activity with the aim of helping to run public service activities more effectively and efficiently. Referring to this explanation, the focus of the research carried out is to discuss and find a formal, structured scientific definition of the knowledge portal system in government based on a modified soft system methodology and hermeneutics approach. The object of research will be carried out at government agencies of the State of Indonesia with the hope of fulfilling the research objectives, namely finding a structured formal scientific definition of a knowledge portal system within a government.



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document