PERBEDAAN PENGARUH COGNITIVE THERAPY (CT) DAN LOGO THERAPY TERHADAP DEPRESI PADA PASIEN DENGAN HEMODIALISIS DI RS WAVA HUSADA KEPANJEN

2017 ◽  
Vol 3 (2) ◽  
Author(s):  
Nia Agustiningsih ◽  
Setyawati Soeharto ◽  
Rinik Eko Kapti

Abstract : Patient with chronical diease such as Hemodialysis more likely need psycotherapy because until now medical atention only focus on physical aspect. Psycotherapy that can be used on Hemodialysis that going through depression is cognitive therapy and logo therapy. This study was to analysed the difference of influence between cognitive therapy and logo therapy on Hemodialysis patient that going through depression. This study was used quasi experimental pre–post test design. Respondent taking part in this study was 15 respondent for cognitive therapy and 15 respondent for logo therapy with puporsive sampling procedure. Study was conducted on Hemodialysis unit on RS Wava Husada Kepanjen from 21 April until 26 Mey 2017. Data analysis used on this study was dependent t test  and independent t test. Dependent t test  analysis showed  significant value is 0,000 (less than < 0,05).Analysis showed  significant value is 0,000 (less than < 0,05) that means there is difference between cognitive therapy and logo therapy to decrease depression on hemodialysis patient with mean value cognitive therapy (1,62) dan logo therapy (3,82). Conclussion on this study is that logo therapy more effective to reduce depression on Hemodialysis patient than cognitive therapy so logo therapy can applicated in hemodialysis patient.Keyword : cognitive therapy, logo therapy, depression in hemodialysis patient Abstrak : Pasien dengan penyakit kronis dengan hemodialisis diperlukan psikoterapi karena selama ini fokus penanganan di pelayanan kesehatan hanya pada masalah fisik. Psikoterapi yang bisa digunakan pada pasien hemodialisis yang mengalami depresi adalah cognitive therapy dan logo therapy. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh cognitive therapy dan logo therapy terhadap depresi pada pasien dengan hemodialisis. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental pre – post test design. Jumlah responden dalam penelitian ini 15 responden untuk kelompok cognitive therapy dan 15 responden untuk kelompok logo therapy yang didapatkan dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Penelitian dilakukan di unit hemodialisis RS Wava Husada Kepanjen mulai tanggal 21 April – 26 Mei 2017. Pemberian terapi dilakukan oleh peneliti sendiri yang telah mendapatkan lisensi dari perawat spesialis jiwa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dependent t test dan independent t test. Hasil analisis dependent t test  pada kelompok sebelum dan setelah diberikan cognitive therapy dan logo therapy didapatkan hasil nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa ada perbedaan skor depresi antara sebelum dan sesudah diberikan pemberian cognitive therapy dan logo therapy  Sedangkan hasil analisis independent t test menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti  ada perbedaan yang bermakna antara cognitive therapy dan logo therapy dalam menurunkan depresi pada pasien dengan hemodialisis yaitu dengan rata – rata penurunan terhadap depresi untuk cognitive therapy dan logo therapy masing – masing yaitu 1,62 dan 3,86.  Hal ini berarti bahwa logo therapy lebih efektif menurunkan depresi pada pasien hemodialisis dari pada cognitive therapy. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan bahwa logo therapy bisa diaplikasikan sebagai alternatif psikoterapi pada pasien hemodialisis.Kata Kunci: cognitive therapy, logo therapy, depresi pada pasien hemodialisis

2017 ◽  
Vol 1 ◽  
pp. 54
Author(s):  
Arita Destianingsih ◽  
Ari Satria

The aim of this study was to know the effectiveness of the use of alphabet cards game as interesting tool to explain vocabularies and it make it easier to remember their meanings. This study belongs to the quasi experimental research and presents pre-test, post test and to investigate the effect of using alphabet cards game on vocabulary mastery of commercial business administration students. The participants were the students from commercial business administration students at the third semester (N=54) of State Polytechnic Bengkalis and divided into two groups. Both groups were taught vocabulary, however, the experimental group students who are exposed to alphabet cards game and the controlled group students who received conventional method. Pre-test and post-test were given to both experimental group students and controlled group students. The score of the vocabulary tests were compared through independent sample t-test. The mean value of pre-test of experimental class was 61.35, while the control class was 52.23. After learning using alphabet card games in experimental class the mean value obtained in post-test was 78.85, while in control class was 59.04.  The improved of learning outcomes can be seen from the level of significance was 0.000 and it was lower than t test 0.000<0.05.  It means that the hypothesis null is not accepted. Therefore, it can be concluded that the score of the students in learning vocabulary between the experimental group and control group was significantly different. The experimental group students who learned vocabulary using alphabet cards game had increased their vocabulary mastery.


2021 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 125-131
Author(s):  
Muh Irfan Kamaluddin

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh pengaruh media komik terhadap keterampilan membaca cerpen. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan jenis Pre-test and Post-test Design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik sampling purposive, yang diperoleh populasi penelitian adalah siswa SMP IT Wawonduru dengan jumlah sampel sebanyak 32 siswa. Pada analisis data pre-test diperoleh data bahwa kelas kontrol dan kelas eksperimen tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil post-test siswa kontrol dan eksperimen yang terlihat dari hasil nalisis memperoleh nilai t-hitung sebanyak 8,433 dan memperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 dengan (p < 0,05). Analisis t-test hasil t-hitung sebesar 5,351 mendapat signifikan sebanyak 0.030 dengan (p < 0,05) sehingga berdasarkan hasil analisis data menggunakan analisis independent sample t-test pada data N-gain terhadap masing-masing kelas dapat disimpulkan bahwasanya terdapat pengaruh media komik pada keterampilan membaca cerpen siswa.


2021 ◽  
Vol 10 (2) ◽  
pp. 196
Author(s):  
Ellysa Verdyana ◽  
Antonius Johanes Tjahjoanggoro

Hasil analisis kebutuhan pada komunitas kepemudan X menunjukkan kurangnya self dan social awareness, solidaritas dan tenggang rasa, serta manajemen konflik yang belum efektif sehingga berdampak negatif pada kesolidan unit komunitas. Penelitian ini menguji efektivitas pelatihan yang disusun berdasarkan aspek emotional intelligence (Goleman, 2001). Penelitian ini menggunakan metode quasi-experimental one group pre-test post-test design. Kohesivitas diukur menggunakan Group Environment Questionnaire (Carron et al., 1985). Pelatihan ini diikuti oleh 14 peserta. Evaluasi dilakukan pada level reaction, learning, dan behavior. Data kuantitatif dianalisis menggunakan paired sample t-test (t = -7.311, p < 0.05). Analisis effect size Cohen’s D menghasilkan nilai d = 1.033 (large effect size). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelatihan emotional intelligence terbukti efektif secara signifikan meningkatkan kohesivitas pada komunitas kepemudaan X.


2020 ◽  
Vol 9 (3) ◽  
pp. 268
Author(s):  
Nurulistyawan Tri Purnanto ◽  
Laily Himawati ◽  
Nur Ajizah

ABSTRAK Rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia menjadikan anak terkurangi haknya untuk mendapatkan makanan bernutrisi tinggi bagi pertumbuhan. Hal ini dikarenakan kurangnya produksi ASI pada ibu menyusui. Pemberian tindakan non farmakologi seperti teh daun kelor diharapkan mampu meningkatkan produksi ASI sehingga anak tetap mendapatkan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap peningkatan produksi ASI di Kabupaten Grobogan. Metode penelitian ini berjenis quasi experimental study dengan menggunakan one group prepost test design pada 60 responden. Intervensi dilakukan selama 3 minggu untuk menilai produksi ASI antara Pre dan Post intervensi. Data dianalisa dengan menggunakan Uji Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ASI pada tahap pre-test sebanyak 152,00 meningkat menjadi 158,50 pada tahap post-test. Terdapat perbedaan jumlah ASI dengan p-value sebesar 0,002 dengan nilai korelasi sebesar 0,934. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada konsumsi teh daun kelor untuk produksi ASI.  Kata Kunci : Teh Daun Kelor, Produksi ASI


2019 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 135-146
Author(s):  
Asfi Aniuranti ◽  
Putri Amalia Rizkina

This study was aimed at investigating the effectiveness of an English song entitled ‘Because You Loved Me’ to teach past simple. Past simple itself is oneof the necessary yet problematic tenses for learners. The research employed was quasi-experimental pretest-post-test design was employed in this research. Thepopulation of this study was five classes of the first grade students of senior highschool. Due to the high number of the population, this research only used twoclasses as the sampling - one class as the experimental group and the other oneas the control group. This research was carried out through four stages namelypretest, treatment implementation, post-test and data analysis. The result of thedata analysis showed that ‘Because You Loved Me’ song is effective for teachingpast simple. The value of t-test was higher than the t-table. The result of t-test formula was 1.91, and the t-table was 1.67. Overall, English song entitled ‘Because You Loved Me’ is effective to teach past simple and using songs in EFLclassrooms may also provide comfortable and interesting teaching and learningprocess.


2021 ◽  
Vol 8 (2) ◽  
pp. 215-222
Author(s):  
Komang Ayu Krisna Dewi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan jump rope dan terhadap daya ledak otot tungkai pada perenang usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest post-test design, yang dilakukan kepada 16 orang perenang kelompok usia IV (< 10 tahun) Jalak Bali Swimming Club. Daya ledak otot tungkai perenang usia muda diukur menggunakan vertical jump dan waktu tempuh renang yang berfokus pada gerakan kaki yang dibantu oleh swimming kick board dalam jarak 25 meter. Hasil pengukuran selanjutnya dilakukan analisis, paired sample t-test untuk mengetahui pengaruh pelatihan jump rope. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan jump rope berpengaruh signifikan terhadap daya ledak otot tungkai pada perenang usia dini, baik pengukuran di darat maupun di air (sig. = 0.000 < 0.05, H0 ditolak). Sehingga, dapat disimpulkan penelitian ini adalah pelatihan jump rope dapat digunakan sebagai latihan rutin yang dilakukan oleh perenang usia dini di klub renang untuk meningkatkan daya ledak otot tungkai. Daya ledak otot tungkai yang maksimal akan dapat meningkatkan prestasi perenang usia dini dalam berkompetisi.


2014 ◽  
Vol 1 (1) ◽  
pp. 29
Author(s):  
Nabila Rizkika ◽  
Moh. Baehaqi ◽  
R. Rama Putranto

Background: The important aspect for child especially children with mental retardation is oral health. Children with mental retardation have limitations in motoric activities that relate to the actions of dental hygiene in normally, that activities is toothbrushing and it can do by bass and horizontal method. The aim of this study is to know the difference effectiveness toothbrushing with bass and horizontal method on the changed of plaque index in children with mental retardation. Method: The quasi experimental methods with non-equivalent group design with post test design was used in this research and have done on 24 children with mild mental retardation at SDLB Purwosari Kudus which divided two groups, 12 students brushing with bass method and 12 students brushing with horizontal method. Result: The data were tested with paired t-test to compare plaque index before and after toothbrushing with bass and horizontal method, showed that there were meaningful differences (p<0,05). Independent t-test to compare the changed of plaque index between both methods, showed that there were no meaningful differences (p>0,05). Conclusion: It concluded that both bass and horizontal method effectively on the changed of plaque index in children with mental retardation. There was no difference effectiveness between both methods.


2020 ◽  
Vol 5 (1) ◽  
pp. 43-52
Author(s):  
Asri ◽  
Sigit Mulyono ◽  
Uswatul Khasanah

The problem of hypertension in adulthood is very important to be a concern because it can cause both acute and chronic diseases such as heart and blood vessel disease, Posbindu cadre training is an activity carried out as an effort to improve skills and knowledge of early detection of hypertension so that the presence of cadres who are the spearhead in health services in the community are able to detect hypertension early. The purpose of this study was to determine the effect of posbindu cadre training on early detection of hypertension in adulthood. This research design uses the Quasi One Group Experiment pre-test Post Test with Paired T-Test. The population in this study was all people suffering from hypertension with a total sample of 84 people. The results showed that there was a change in the mean value before and after the training that was equal to 82 then to 87. The results of the Paired T-test analysis showed that there was an influence of the posbindu cadre training on the behavior of early detection of hypertension where the value (P = 0.001).


2014 ◽  
Vol 9 (4) ◽  
pp. 31-46
Author(s):  
Bengü Ergüner-Tekinalp ◽  
Kris Crabtree-Groff

Studies that examine character development programs are scarce. This study examines the effect of a week-long character education program in a range of life skills and civic efficacy. Thirty adolescents participated in the training. A no-control, quasi-experimental design incorporated baseline measures and a six-month follow-up. A Life Effectiveness Questionnaire and Civic Efficacy Survey were administered and open-ended questions further explored how participants incorporated program outcomes into their daily lives. The t-test comparison of baseline and pretest measures yielded no significant differences, but t-test comparison of pre-post- test analysis elicited statistically significant positive results. Findings indicate the program can provide a model for character education that fosters adolescents’ sense of agency as leaders and citizens.


2020 ◽  
Vol 4 (2) ◽  
pp. 15-27
Author(s):  
Fitri Yani

Latar Belakang : Penggunaan teknologi gadget menimbulkan kerugian bagi kesehatan, salah satunya gangguan postur. Postur yang tidak ergonomis seperti ini dilakukan dalam waktu yang lama dan berulang menyebabkan gangguan postur. Gangguan postur yang biasa terjadi adalah forward head posture.Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengaruh Mckenzie Exercise dan Chin Tuck Exercise terhadap Forward Head Posture pada mahasiswa ilmu komunikasi. Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi experimental  dengan pre test dan post test design two group dengan sampel berjumlah 20 orang yang ditentukan dengan purposive sampling. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok 1 dengan perlakuan mckenzie exercise dan kelompok 2 dengan chin tuck exercise. Dilakukan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali seminggu. Hasil : Uji hipotesis I dan II menggunakan paired sample t-test, kelompok I nilai p=0,001 (p<0,05), dan kelompok II nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukan ada pengaruh pemberian mckenzie exercise dan chin tuck exercise terhadap forward head posture pada postur mahasiswa ilmu komunikasi. Hasil uji hipotesis III menggunakan uji independent sample t-test dengan nilai pada kelompok I  p=0,493 (p>0,05) dan kelompok II p=0,494 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh mckenzie exercise dan chin tuck exercise terhadap forward head posture pada postur mahasiswa ilmu komunikasi. Kesimpulan : Tidak ada perbedaan pengaruh mckenzie exercise dan chin tuck exercise terhadap forward head posture pada postur mahasiswa ilmu komunikasi. Saran : Bagi peneliti selanjutnya dapat menyediakan theraband sebanyak jumlah sampel untuk menghemat waktu penelitian.


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document