online bank
Recently Published Documents


TOTAL DOCUMENTS

30
(FIVE YEARS 2)

H-INDEX

1
(FIVE YEARS 0)

2021 ◽  
Vol 21 (3) ◽  
pp. 1352-1365
Author(s):  
Nancy Gloria Miranda ◽  
Tengku Ezni Balqiah

Digital innovations have numerous impacts on modern life; as such, many business models have integrated online or virtual forms, which includes banking. An online bank is a virtual form of a bank’s business model that utilizes smartphones and the Internet. This paper intends to analyze the role of network externalities, innovation characteristics, and technological anxiety on the intention to use new forms of this financial business model. The model of this research uses three aforementioned theories on intention to use an online bank in Indonesia. This paper further verifies the relationship between network externalities to intention to use and examines whether any mediating effect of innovation and/or technological anxiety have a moderating effect on the proposed relationships. With the participation of 174 respondents, the data were gathered through purposive sampling and then analyzed using structural equation modeling with three typesof relationships: direct, indirect/mediation, and moderation. The result show that network externalities have direct effects on intention to use, most characteristics of innovation have mediating effects on previous relationships, and technological anxiety has a moderating effect in some paths.



2021 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
Author(s):  
Rahmadi Indra Tektona ◽  
Ahmad Sayyidul Mubaraq
Keyword(s):  

Layanan jasa yang diberikan bank kepada masyarakat adalah sistem online payment point dengan menggunakan Pengertian payment point dan manfaatnya merupakan alat cara pembayaran dari masyarakat yang ditujukan untuk keuntungan pihak tertentu biasanya adalah giro milik suatu perusahaan yang pembayarannya dilakukan melalui bank. Terdapat suatu kasus dalam agen layanan online perbankan yang dimiliki oleh suatu bank, salah satunya layanan Bank BTPN yang menggunakan agen dalam memberikan pelayanan terhadap nasabah seperti pembukaan rekening dan pembayaran listrik. Terdapat suatu permasalahan ketika seorang agen ini dalam menjalankan tugasnya sebagai agen memberikan kuasa terhadap orang lain dalam pelaksanaanya sehingga dalam kaitan prinsip mengenal nasabah sebagaimana dijelaskan dalam prinsip–prinsip perbankan, dimana sistem Payment Point Online Bank (PPOB) adalah sistem yang dijalankan secara online tanpa melalui tatap muka.Kata Kunci :Tinjauan Hukum, Agen Bank, Layanan Online Perbankan       



Author(s):  
Chathura Hapuarachchi ◽  
Ajantha Samarakoon

Online banking is the compulsory condition to develop e-business within the world. The key objective of the study is to examine drivers affecting online banking facility usage of the private commercial banks in Sri Lanka. The researcher has selected five factors namely perceived risk, customers’ concern for privacy, customers’ value for online personalization, e-trust, and e-loyalty after considering previous studies and expert idea in the field. Five hundred questionnaires were distributed among the customers who attached to the seven main private commercial banks and living selected three prominent provinces of three prominent cities namely Kandy, Colombo & Galle in Sri Lanka. Although only two hundred fifteen questionnaires received from the online customers. One hundred ninety-six complete questionnaires used to the final data analysis. Descriptive statistics, correlation analysis and Multiple regression analysis utilized to analysis the data. Data analysis result of the study shows that perceived risk, customers’ concern for privacy and entrust show the significant positive effect on online bank usage in Sri Lanka. E-loyalty and customers’ value for privacy also positively influence on online bank usage, however these two factors didn’t show the significant influence on online bank usage. Sri Lankan commercial banks should promote online bank usage by considering risk, customers’ concern for privacy and entrust. Moreover, online program designers should concern innovations and significant factors when they develop online bank platforms. Further, the researchers should conduct further research base on different cultures to identify the issues and significant factors that may influence on online banking usage.



2020 ◽  
Vol 4 (1) ◽  
Author(s):  
Rahmadi Indra Tektona ◽  
Ahmad Sayyidul Mubaraq

The services provided by banks to the public are an online payment point system by using the Definition of payment points and the benefits are a means of payment from the public aimed at the benefit of certain parties usually is the current account of a company whose payments are made through a bank. There is a case in online banking service agents owned by a bank, one of them is Bank BTPN services that use agents to provide services to customers such as opening accounts and paying electricity. There is a problem when an agent in carrying out his duties as an agent gives power to other people in its implementation so that in terms of the principle of knowing customers as explained in the banking principles, where the Payment Point Online Bank (PPOB) system is a system that is run online without passing through face to face.Keywords :Legal Review, Bank Agents, Online Banking Services



2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 10
Author(s):  
Etwin Fibrianie Suprapto ◽  
Randu Chan Limin

Admin Jasa merupakan memiliki kegiatan catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, ketik-mengetik, agenda dan sebagainya yang bersifat teknis ketatausahaan dalam bidang jasa. Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan di bagian Admin Jasa diperlukan sarana kerja yang baik dan sesuai dengan kebutuhan di dalamnya. Salah satu sarana kerja yang mempengaruhi dalam kegiatan dibagian admin jasa ini adalah meja kerja. Seiring dengan perkembangan jasa yang dibutuhkan terutama di bidang admin, yang menuntut adanya informasi yang berkualitas untuk mendukung kelancaran proses pelayanan terhadap pelanggan. Harapan tersebut dapat dipenuhi dengan adanya pelayanan yang baik, cepat dan dapat memuaskan pelanggan. Permasalahan tersebut meliputi penempatan printer yang kurang tepat dan kurangnya space khusus tiga printer admin yang terdiri dari printer biasa, printer bill PPOB (Payment Point Online Bank), printer stempel. Penempatan papan ketik/keyboard dan CPU (Central Processing Unit) yang kurang tepat pada meja tersebut. Dan yang dibutuhkan seorang admin adalah laci kasir. Transaksi dengan konsumen/pelanggan dilakukan dalam satu meja biasa yang membuat kinerja operator tidak maksimal dalam proses pelayanan terhadap konsumen. Sehingga diperlukannya penyesuaian mesin, alat dan perlengkapan kerja terhadap tenaga kerja yang dapat mendukung kemudahan, kenyamanan dan efisiensi kerja. Metode yang digunakan adalah Preliminary Design, Design Development, Final Design & Prototyping. Admin Services is an activity that includes notes, correspondence, light bookkeeping, typing, agendas etc that is technical the effort in the field of services. To support the implementation of activities in the Admin services needed of the means a good work and in accordance with the needs of in it. One of the means work that affects the activities in the admin services of this is a work desk. Along with the development of services that are needed, especially in the field of admin, that demands of the information that qualified to support the smooth process of customer service. The hope that can be filled with a good services, fast and can be contented customers. The problem covering placement of the printer that lack of right and the lack of the special space admin three consisting of the printer usual, printer bill PPOB (payment point online bank), printer stamp. Placement of the keyboard and the CPU (central processing unit) that less right at the table. And desperately needed an admin is teller drawer.Transactions with customers carried out in one of the usual table that made the operator performance not up in the process of service to consumer. So the need for adjustment machine, tools and work equipment to the workforce that can support the ease, comfort, and work efficiency. The method used is the preliminary design, design development, final design & prototyping





2020 ◽  
Vol 7 (1) ◽  
pp. 1-10
Author(s):  
Altesa Yunistira ◽  
Dhomas Hatta Fudholi

Perkembangan bisnis era digital saat ini membuat stakeholder aplikasi ApotikKuota menyadari besarnya tantangan dalam dunia bisnis. Saat ini, data merupakan hal yang berharga dan memiliki nilai penting sehingga membuat stakeholder ApotikKuota memiliki fokus pada penanganan data yang baik. Data tersebut antara lain berupa transaksi penjualan, pelanggan, serta data lainnya yang akan berguna dalam pengambilan keputusan dalam penerapan strategi pemasaran. Selama ini, penanganan pemasaran didasarkan pada intuisi stakeholder tanpa melihat manfaat dari proses analisis data yang ada. Business intelligence menjadi solusi bagi perusahaan atau organisasi untuk menganalisis dan menyediakan akses ke data guna membantu mengambil keputusan secara lebih baik. Dalam penelitian ini, peneliti merancang dan membangun model business intelligence untuk mendukung strategi pemasaran pada bisnis payment point online bank. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penerapan business intelligence dengan membuat dashboard pelaporan dan online analytical processing untuk membantu stakeholder mengambil keputusan. Hasil penelitian ini berupa penyajian informasi yang dibutuhkan oleh stakeholder dalam proses pengambilan keputusan dengan mengacu pada penerapan strategi bauran pemasaran (marketing mix) yang memiliki komponen 4P, yaitu price, product, place, dan promotion. Kata Kunci: business intelligence, dashboard, payment point online bank, strategi pemasaran, pengambilan keputusan



2020 ◽  
Vol 2 (2) ◽  
pp. 009-025
Author(s):  
Dadi Rusdiana ◽  
An Nisa’a Siti Humaira
Keyword(s):  

Bank sampah merupakan salah satu program pengurangan sampah nasional. Dalam pelaksanaannya terdapat sejumlah kendala seperti kurang praktisnya transaksi antara nasabah dengan pengelola yang seringkali membuat masyarakat kurang tertarik dengan bank sampah. Dalam merespon tantangan tersebut, pengembangan aplikasi online bank sampah saat ini telah dilakukan dengan harapan memberikan kemudahan dalam pengelolaan dan transaksi kepada masyarakat, baik sebagai nasabah, maupun sebagai pengelola bank sampah. Bank sampah mulai berkembang mulai tahun 2008 hingga tahun 2016, sudah tercatat ada 163.878 nasabah bank sampah di 5.244 bank sampah di Indonesia. Telah ada beberapa platform online untuk penyelenggaraan/mendukung penyelenggaraan bank sampah di Indonesia yang diantaranya adalah Smash, Gringgo, Angkuts, SIMALU dan OBABAS. Platform online yang telah memiliki jangkauan pelayanan di Kabupaten Bekasi adalah Smash. Tujuan dari penelitian yang dilaksanakan adalah untuk mengidentifikasi sistem pengelolaan bank sampah berbasis platform online. Dalam sistem pengelolaan sampah secara umum, perbedaan yang terjadi antara sistem pembelian sampah yang diterapkan oleh bank sampah yang sudah dan belum tergabung dengan sistem online adalah pada variabel peminjaman uang, dampak partisipasi dalam sistem online (Smash), keberadaan fasilitator, kegiatan di luar jual beli sampah, kegiatan pengolahan sampah dan sistem bagi hasil. Dengan teridentifikasinya kondisi penyelenggaraan bank sampah baik secara konvensional dan online, maka dapat diketahui perbedaan pengelolaan antara kedua sistem tersebut sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja bank sampah online ke depannya yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah pusat maupun daerah, komunitas/penggiat lingkungan, sektor privat dan juga masyarakat secara umum.



2019 ◽  
Vol 7 (2) ◽  
pp. 83
Author(s):  
Indrayani Indrayani

This study aims to identify the influence of Payment Point Online Bank (PPOB) on the cash flow acceleration at PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero). This study uses secondary data in the form of financial statements during 2017-2018 taken from the central office of PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) of Aceh Province. The samples used are 38 offices of PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) in Aceh Province. The method used to analyze the data is simple linear regression analysis. The results of this study indicate that the Payment Point Online Bank (X) influences significantly on the cash flow acceleration (Y) at PT. PLN of Aceh Province during 2017-2018.



Author(s):  
LINDSAY A.P. SAKUL ◽  
ROSALINA A.M. KOLEANGAN ◽  
EEN N. WALEWANGKO

ABSTRAK Pengelolaan keuangan daerah dijabarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun2007 yang mengatur tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Pengembangan dan penggunaan Kas Daerah Online (Kasda Online) ini juga merupakan amanat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka mencapai good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) sangat berguna bagi proses percepatan pengelolaan keuangan dengan adanya aplikasi, sangat mempermuda pekerjaan. Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan (rekening SKPD/Dinas, dan pihak ketiga) di Bank dengan konsep Real-Time Online (Bank SulutGo, 2017).Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan. Dalam kaitannya dengan pembangunan yaitu mendukung program yang dibuat Bank Indonesia yaitu GNNT (Gerakan Nasional non Tunai) ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang lebih menggunakan instrumen non tunai. Kata Kunci : Kas daerah Online, Percepatan Pengelolaan Keuangan ABSTRACT                     The management of regional finances is described in the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 13 of 2006, the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 59 of 2007 which regulates the Guidelines on Regional Financial Management. Development and use of Regional Online Cash (Kasda Online) is also a mandate from the Supreme Audit Agency (BPK) in order to achieve good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) is very useful for the process of accelerating financial management with the application, greatly mempermuda work. Online Regional Cash (Kasda Online) accelerates the local financial management process related to the disbursement from the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account (SKPD / Dinas and third party accounts) in Banks with Real-Time Online concept (Bank SulutGo, 2017 ).                    Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the Regional Online Cash (Kasda Online) accelerate the process of local financial management associated with the disbursement of the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account. In relation to the development of supporting programs created by Bank Indonesia, GNNT (National Non-Cash Movement) is aimed at increasing public awareness of the use of non-cash instruments, thereby gradually establishing a community or community that uses more non-cash instruments. Keywords: Local Cash Online, Accelerated Financial Management



Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document